Pendidikan merupakan bagian yang sangat penting dalam mendukung pembangunan bangsa dan negara. Pendidikan tidak hanya berperan menjadikan kehidupan seseorang menjadi lebih baik dan terarah, namun pendidikan juga berfungsi untuk menunjang kelangsungan hidup masyarakat agar dapat melanjutkan eksistensinya. Dengan peran penting pendidikan dalam menentukan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa, tentunya diperlukan peran pemerintah untuk mendukung jalannya sistem pendidikan yang baik dan optimal, baik dari segi infrastruktur dan fasilitas, kurikulum, hingga tenaga pengajar.

Beberapa hari belakangan dunia Twitter ramai dengan tagar #ErnestPrakasaNyebarHoax yang sekaligus menjadi Trending Topic sejak tanggal 13 November 2019 hingga artikel ini ditulis pada 14 November 2019. Penulis pun tergelitik untuk mengetahui hal yang melatarbelakangi serta menganalisis percakapan yang terjadi dengan tools analisis media sosial Drone Emprit.

Setelah melakukan tracing, ternyata tagar tersebut dilatarbelakangi oleh cuitan Ernest Prakasa yang membagikan berita mengenai Dana Alokasi Rehabilitasi Sekolah disertai komentar sebagai berikut:

Tangkapan Layar Tweet Ernest Prakasa

 

Para pengguna Twitter menanggapi cuitan tersebut sebagai hoax dan fitnah karena tidak diketahui hal yang mendasari sentimen negatif “pencitraan menuju 2024” serta dianggap menyebarkan berita tanpa dilakukan crosscheck kebenarannya yaitu tentang keterkaitan antara Formula E dengan Dana Alokasi Rehabilitasi Sekolah di DKI Jakarta.

Dalam analisis lebih jauh, terdapat cuitan yang terkait dengan hashtag ini yakni cuitan akun @PSI_Jakarta yang berbunyi “Sebanyak 16.000 anak-anak SD kita tidak mendapatkan hak pendidikan yang memadai. Ini menandakan kepedulian Pak Anies terhadap masa depan pemuda dan pelajar sangat rendah.” – @ASastroamidjojo (Wakil Ketua Komisi E – Fraksi PSI).

Berdasarkan analisis per tanggal 14 November 2019 terdapat total 6.780 tweets yang berkaitan dengan tagar tersebut, dengan visualisasi sebagai berikut:

Social Network Analysis atas Tagar #ErnestPraksaNyebarHoax

 

Berdasarkan komposisinya, tweet terkait yang banyak difavoritkan oleh para pengguna Twitter dapat dilihat pada gambar berikut, dimana yang terbanyak adalah:

Lima Tweet Terfavorit terkait tagar #ErnestPrakasNyebarHoax

 

Adapun Word Cloud yang terbentuk dari kata-kata terkait tagar tersebut adalah sebagaimana terlihat pada gambar di bawah:

Word Cloud atas Kata-kata terkait tagar #ErnestPrakasaNyebarHoax

 

Sementara itu dilihat dari jumlah pengguna terhadap frekuensi tweet-nya dimana mayoritas pengguna menulis tweet dalam rentang 1-5 post, menunjukkan bahwa jumlah tweet dengan hashtag #ErnestPrakasaNyebarHoax kecil kemungkinan dibuat oleh robot, dengan distribusi yang dapat dilihat pada tabel berikut:

Komposisi jumlah tweet per user terkait tagar #ErnestPrakasaNyebarHoax

 

Berdasarkan lokasinya, pengguna twitter yang berinteraksi dalam tagar tersebut berasal dari berbagai provinsi terutama di Indonesia bagian barat dan tengah, atau sebagaimana terlihat dalam gambar di bawah ini, dengan mayoritas pengguna berada di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Persebaran lokasi pengguna Twitter terkait tagar #ErnestPrakasaNyebarHoax

 

Menanggapi tudingan sebagaimana terlihat dalam cuitan @ernestprakasa tersebut, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan tidak ada pemangkasan terhadap anggaran rehabilitasi gedung sekolah. Dikutip dari laman resmi PPID DKI, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat menyampaikan bahwa total anggaran rehabilitasi gedung sekolah yang tercantum dalam dokumen KUA-PPAS 2020 telah disampaikan secara resmi pada Juni 2019 kepada DPRD Provinsi DKI Jakarta, seluruhnya sebanyak 105 lokasi dengan usulan anggaran sebesar Rp2.570.202.489.835. Atas usulan tersebut, telah dilakukan penelitian kembali melalui pemeriksaan dan peninjauan lapangan serta penelitian teknis dan rekomendasi dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang DKI Jakarta. Berdasarkan hasil penelitian teknis itu sebanyak 86 lokasi direkomendasikan perlu perbaikan dengan nilai sebesar Rp. 2.114.819.786.888,00 atau terkoreksi sebesar Rp. 455.382.720.947,00.

Jika memperhatikan RPJMD 2017-2022, ditargetkan jumlah sekolah yang akan direhab seluruhnya sebanyak 532 sekolah. Dari jumlah tersebut, sampai dengan 2019 telah diselesaikan sebanyak 346 sekolah, 86 sekolah diusulkan pada 2020 dan sisanya sebanyak 100 sekolah akan diselesaikan hingga 2022. Melihat data tersebut, tidak bisa dipungkiri bahwa pemerintah provinsi DKI menunjukkan keseriusannya dalam penyediaan infrastruktur penunjang pendidikan yang memadai.

Melihat cuitan bernada sentimen negatif dari kedua pihak di atas baik dari @ErnestPrakasa maupun @ASastroamidjojo yang tertuju kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membuat penulis melakukan analisis lebih lanjut terhadap keterkaitan Anies Baswedan dengan dunia pendidikan. Berdasarkan profil pada laman Wikipedia dan portal berita viva, diketahui bahwa Anies Baswedan memperoleh gelar PhD dari Northern Illinois University. Pernah menjadi rektor Universitas Paramadina sekaligus pendiri dari program Indonesia Mengajar yang menugaskan lulusan universitas untuk mengabdi dalam misi pengajaran bagi anak-anak di berbagai pelosok negeri seluruh Indonesia. Program ini dibentuk sebagai salah satu respon terhadap kualitas pendidikan yang selama ini dinilai tidak merata di Indonesia, khususnya di daerah miskin dan pedesaan di ribuan pulau yang tersebar. Program ini berjalan dengan sangat baik dan menghasilkan lulusan ribuan pengajar muda dan anak didik yang telah menerima manfaatnya.

Melihat latar belakang sosok Anies Baswedan, terdapat hal yang kontradiktif jika dibandingkan dengan statement @ASastroamidjojo yang menuduhkan bahwa kepedulian Anies terhadap masa depan pemuda dan pelajar sangat rendah. Adapun terkait dengan Tweet dari akun @ErnestPrakasa, berdasarkan pengamatan per tanggal 18 November 2019, diketahui Tweet @ErnestPrakasa tersebut sudah dihapus.

Sehubungan dengan analisis di atas, pelajaran penting yang kita dapatkan adalah untuk tidak langsung mempercayai berita dan opini yang disebarkan dalam upaya framing terhadap persepsi tertentu. Sebagai insan berpendidikan, konfirmasi terhadap data dan fakta adalah hal penting yang perlu menjadi budaya kita dalam kehidupan sehari-hari.

“Social Media Analytics” adalah sebuah bidang penelitian interdisipliner yang menghubungkan beberapa cabang pengetahuan dan akan memiliki dampak signifikan pada penelitian di masa yang akan datang terkait media sosial dari berbagai disiplin ilmu. Di balik berbagai tantangan yang dimiliki, Social Media Analytics dapat memberikan fondasi terkait metodologi penelitian yang berhubungan dengan media sosial bagi berbagai bidang […]

Continue Reading

Menikmati makanan ringan seringkali membantu kita menghilangkan stress. Saya pribadi termasuk golongan yang cukup mudah menghilangkan suntuk dan stress dengan makanan ringan dan minuman dingin kesukaan saya. Tapi seiring berjalannya waktu, tidak bisa dipungkiri bahwa saya mulai merasa metabolisme tubuh melambat dan mulai menyadari betapa pentingnya menjaga kualitas asupan makanan untuk tubuh kita. Untuk itu […]

Continue Reading

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan menjadi salah satu presenter dalam International Conference on Advanced Computer Science and Information System (ICACSIS) 2018 yang diselenggarakan di Yogyakarta, Indonesia. ICACSIS merupakan salah satu conference yang terkenal dengan acceptance criteria yang sangat selektif dan reviewer yang sangat ahli di bidangnya karena paper-paper dalam conference iniakan terindeks dalam SCOPUS […]

Continue Reading

Beberapa waktu yang lalu saya mengajak Alisya untuk melakukan kunjungan ke dokter gigi. Kali ini, kami mengunjungi Kidz Dental Care and Orthodontic Clinic BSD. Klinik ini memang merupakan klinik gigi khusus anak dengan dokter-dokter yang memang memiliki spesialisasi pada kedokteran gigi anak. Kidz Dental Care memiliki beberapa lokasi diantaranya Puri Indah, Kebon Jeruk, BSD, Simatupang, […]

Continue Reading

Sebagai Ibu dari seorang putri yang baru menginjak usia tiga tahun, saya seringkali takjub dengan perkembangan dan kemampuan baru yang dimiliki putri saya. Rasanya setiap minggu ada saja kemampuan baru seperti lagu, cerita, doa, atau tarian baru yang ia tunjukkan kepada saya dan membuat cukup terpana. Sebagaimana orangtua lainnya, sejak putri saya masih dalam kandungan. […]

Continue Reading

Beberapa waktu yang lalu saya melihat sebuah video mengenai gerakan #Repeat yang diinisiasi oleh Arianna Huffington, sebuah inisiatif yang membuat saya tersenyum dan bertepuk tangan tanpa sadar. Dalam gerakan #Repeat ini Arianna Huffington, yang kita kenal sebagai CEO Huffington Post mendorong kaum perempuan untuk menggunakan kostum yang sama (repeat outfits) yang nyaman dan kita sukai […]

Continue Reading

Konsep open data yang seringkali kita dengar beberapa tahun belakangan sesungguhnya merupakan sebuah konsep yang sangat menarik, dimana data akan tersedia untuk umum dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Pemerintah Indonesia sendiri telah mencanangkan program Open Data ini bagi kementerian maupun instansi pemerintah lainnya. Ide awal dari Open Data ini adalah bahwa data dapat diakses […]

Continue Reading

Beberapa minggu yang lalu kita dikagetkan dengan pengumuman bahwa Microsoft telah mengakuisisi GitHub. Topik ini terus menjadi perbincangan di kalangan teman-teman dan komunitas sekitar saya. Meskipun saya meyakinkan diri bahwa tidak akan ada pengaruh negatif dari akuisisi ini, tapi nampaknya sedikit banyak akan ada perubahan di GitHub. Di sisi lain para developer bisa melakukan berbagai […]

Continue Reading

Tanggal 1 April 2018 yang lalu MIT menampilkan hasil karyanya di bidang Artificial Intelligence (AI), yakni Norman, sebuah AI psikopat pertama di dunia. Norman diciptakan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa data yang digunakan untuk penerapan algoritma machine learning dapat mempengaruhi perilaku yang dihasilkan secara signifikan. Adanya Norman diharapkan dapat mengurangi perdebatan yang banyak dihasilkan di […]

Continue Reading